Website Anda mungkin punya desain yang bagus, konten yang menarik, dan penawaran yang kompetitif. Tapi jika loading-nya lambat — semua itu sia-sia.
Data yang Mengejutkan
Kenapa Website Bisa Lambat?
1. Gambar tidak dioptimasi
Mengupload foto langsung dari kamera (5–15MB per foto) tanpa kompresi adalah penyebab utama website lambat.
2. Hosting murahan
Server murah = resource terbatas = response time lambat. Terutama saat traffic melonjak.
3. Terlalu banyak plugin (WordPress)
Setiap plugin menambah beban server. Website WordPress dengan 30+ plugin aktif biasanya lambat.
4. JavaScript yang berlebihan
Skrip tracking, chat widget, popup, dan iklan yang tidak dioptimasi bisa membuat website terasa berat.
5. Tidak menggunakan CDN
Tanpa CDN, semua request data harus ke server utama. Jika server ada di luar negeri, latency bisa sangat tinggi.
Core Web Vitals: Standar Google
Google mengukur performa website dengan tiga metrik utama:
LCP (Largest Contentful Paint) — seberapa cepat konten utama terlihat. Target: < 2.5 detik.
FID/INP (Interaction to Next Paint) — seberapa cepat website merespons interaksi user. Target: < 200ms.
CLS (Cumulative Layout Shift) — apakah elemen halaman bergeser secara tiba-tiba. Target: < 0.1.
Website dengan Core Web Vitals yang baik mendapat *boost* di ranking Google.
Solusi Praktis
WEDIGITAL INDONESIA membangun semua website dengan target Lighthouse Score 90+ — artinya website Anda akan cepat di semua perangkat, yang berujung pada lebih banyak pengunjung yang bertahan dan lebih tinggi konversi.